Topik utama: speaker diarization, pelabelan pembicara, segmentasi pembicara, speech-to-text, impor transkrip TXT, ekspor subtitle SRT
Untuk rapat dengan banyak orang, wawancara, podcast, atau kursus online, merekam biasanya bukan bagian yang sulit. Yang repot adalah membersihkan transkrip: Anda tetap harus proofread teks dan memutar ulang berkali-kali untuk memastikan siapa yang mengucapkan setiap baris. Begitu ada beberapa pembicara, blok teks panjang tanpa nama atau cap waktu sulit dibaca—apalagi dicari, dikutip, atau dijadikan caption.
Speaker diarization Taption dapat memsegmentasi percakapan multi-pembicara berdasarkan suara, lalu mengganti "Speaker A" dan "Speaker B" dengan nama asli sehingga transkrip jelas menunjukkan siapa berbicara kapan. Panduan ini memandu Anda mengimpor media dan transkrip TXT yang sudah ada, menetapkan jumlah pembicara, menyelesaikan pelabelan pembicara, serta mengekspor file transkrip atau subtitle.
Speaker diarization menjawab "siapa berbicara kapan": sistem memakai karakteristik suara untuk membagi audio menjadi segmen per pembicara. Pelabelan pembicara adalah langkah pembersihan lanjutan—mengganti tag sementara dari sistem dengan host, tamu, atau nama asli.
Jika Anda hanya punya teks berkelanjutan, mulai dengan alur pelabelan pembicara dari transkrip agar Taption dapat menyelaraskan kembali teks ke media asli dan memisahkan pembicara. Sebelum mulai, siapkan file audio atau video asli, transkrip TXT yang cocok, dan perkiraan jumlah pembicara utama.
Setelah masuk ke Taption, unggah rekaman atau video dari halaman file. Utamakan file asli yang jelas dengan sedikit noise latar. Jika orang saling tumpang tindih saat berbicara atau level volume sangat berbeda, Anda mungkin tetap perlu memastikan atribusi pembicara secara manual.

Jika Anda perlu menghasilkan teks dari awal, Anda juga bisa memakai audio/video ke transkrip. Panduan ini fokus pada kasus di mana Anda sudah punya transkrip TXT dan ingin label pembicara serta cap waktu ditambahkan secara otomatis.
Setelah file selesai diunggah, pilih bahasa utama yang dipakai dalam rekaman. Lalu, di metode pembuatan teks, pilih "Impor file teks TXT" dan unggah transkrip plain text yang cocok dengan media. TXT belum perlu berisi nama pembicara, tetapi urutan teks harus mengikuti rekaman.

Di metode segmentasi teks, pilih "AI label speakers and segment text by different speakers", lalu tentukan total jumlah pembicara dalam video. Semakin dekat angka itu dengan kenyataan, semakin konsisten label pembicara cenderung tetap.

Saat transkripsi selesai, putar beberapa bagian berbeda dan periksa apakah teks, timeline, dan pergantian pembicara selaras. Klik tag pembicara untuk mengganti label sistem dengan identitas asli seperti Amy, Steven, host, atau narasumber—agar setiap segmen dari orang yang sama tetap konsisten.

Speaker diarization paling baik sebagai draf awal yang bisa dipakai, lalu difinalisasi oleh seseorang yang familiar dengan konten. Proofread nama, gelar, dan nama diri sebelum ekspor agar kesalahan tidak ikut ke catatan rapat atau caption final.
Setelah teks dan label pembicara sudah benar, buka menu ekspor dan pilih format transkrip seperti TXT, atau ekspor file subtitle SRT. Jika langkah berikutnya adalah menaruh konten kembali ke video, lanjutkan dengan alur caption otomatis untuk proofread, menerjemahkan, atau mengekspor video.

Masukkan jumlah pembicara utama yang sebenarnya jika memungkinkan. Jika ragu, hitung orang yang berbicara sepanjang rekaman. Pembicara yang hanya muncul sebentar di awal bisa dimasukkan atau diabaikan sesuai pentingnya, lalu dikoreksi manual setelahnya.
Ya. TXT menyelesaikan masalah sumber teks, tetapi AI tetap harus menyelaraskan teks itu ke audio dan mendeteksi pergantian pembicara. Ucapan tumpang tindih, noise latar, dan mikrofon jarak jauh semuanya bisa memengaruhi hasil, jadi lakukan pengecekan spot sebelum penyerahan final.
Fitur ini sangat cocok untuk rapat banyak orang, wawancara riset atau pelanggan, percakapan podcast, kursus online, dan panel. Label pembicara yang jelas membantu pembaca mengikuti dialog, memudahkan tim mencari keputusan dan mengutip pernyataan, serta menjaga transkrip siap untuk produksi caption.
Speaker diarization transkrip mengubah teks berkelanjutan menjadi konten dengan pembicara, segmen, dan timeline. Ikuti urutannya—impor media, unggah TXT, jalankan segmentasi pembicara AI, beri nama pembicara, dan ekspor format yang Anda butuhkan—untuk membangun transkrip yang lebih mudah di-proofread dan dipakai ulang.
Jika Anda rutin menangani rapat, wawancara, atau podcast, coba alur speaker diarization Taption. Biarkan AI membuat draf terstruktur awal, lalu minta seseorang yang mengenal konten menyelesaikan proofread—biasanya lebih cocok untuk alur media berkelanjutan daripada melabeli semuanya manual dari nol.